Titik dua kurung tutup #KeluargaMaheswara

Aku selalu suka caramu membuktikan kepadaku, bahwa yang dikhawatirkan orang jikaku bersamamu itu dusta. Aku suka caramu yang tak koar-koar. Tak muluk-muluk. Sederhana saja. Tak pusing dengan kata orang diluar sana.

Aku selalu suka caramu memastikan bahwa aku baik-baik saja. Berlari dari kejauhan saat teriakku menggema, dan memelukku saat tangisku memecah suasana. Memtikan lampu yang terlalu silau, menyalakan pendingin saat suhu tubuhku tak stabil.

13 hari bersama. Drama tak angkat bicara hingga tawa yang tak ada habisnya sedikitnya sudah kita rasakan. Ini baru mula, akan lebih banyak tantangan diluar sana. Untuk kita saling menguatkan. Untuk kita saling memaafkan. Untuk kita saling mengingatkan dan untuk kita saling mempercayakan.

Semoga caramu selalu bisa membuatku tetap tenang dan selalu kembali kepadamu dan kepada-Nya. Tetaplah dengan lembutnya perangaimu. Jangan tanya aku lebih suka cara nasehatmu yang mana.

Tetap bersama ya?Meski aku tak tau, seberapa kecewanya kamu dalam mendampingiku. Seberapa besar kesabaran yang harus kau lapangkan demi egoku. Perjuangan demi perjuangan yang selalu aku tuntut dari waktu kewaktu.

Maafkan apa adanya aku. Aku akan belajar, sebagaimana caramu memperlakukanku. Terima kasih telah menuntun dan menjagaku. Tetap bersama. Tetap setia. Semoga kita bisa samara sampai ke surga. Amin-amin

Dari Istrimu yang sedang belajar membersamaimu. Intan Afiah.

Jakarta, 3 Desember 2017

23:15

Leave a Reply