Ketika Bima Memilih #KeluargaMaheswara

Perkara mereka berkata apa, toh sejatinya anak-anak tak pernah berhasil membohongi dewasa. Dalam ucapnya terdapat kejujuran yang nyata. Fakta yang ia ungkapkan datang akibat hati dan visualnya merasa. Lalu, Bima pilih siapa?

Ada yang tau siapa itu Bima? bagi yang  belum tau, dia adalah keponakan kesayangan aku. Gempal. Hitam. Dan memiliki tenaga super kuat wkwk. Giginya habis semua, pintar sekali matematika. Diusianya yang masih belia, dia tau keselarasan dalam bernada.

Bima 2 minggu lagi kaka intan pulang, mau dibeliin apa?”

“Terserah, mainan boleh, makanan boleh, pensil satu juga boleh, penghapus satu juga gapapa”

Hahahha aku ga tau harus senang apa sedih, ini anak nyindir apa emang legowo ya? Hahahah

Bima bukanlah tipikal anak yang mudah akrab. Dalam kacamata cucu pertama bani nur kholid ini, rayuan adalah senjata paling jitu untuk meluluhkannya. Sayang, tak semua bisa mengambil hatinya.

Setelah berhari-hari usai kedatangan bojo dan simpatisan lainnya, aku yang tau bahwa bima adalah salah satu penentu masa depan calon menantu, aku memberanikan diri untuk menanya.

Bimaaa . . Kemaren banyak om-om dateng kesini ya?” Ia menangguk. Menceritakan dari A, B, C dan mereview semuanya.

Oia? Bawa jajan ga?” Haha pertanyaan tak penting, tapi bima dengan antusiasnya menceritakan beberapa bingkisan yang mereka bawa.

Oo. . . Bima suka?” Dia mengangguk. Ada beberapa yang ia suka dan sebaliknya.

Kalo gitu Bima lebih suka om yang mana?” Anak usia 5 tahun. Yang belum tau mana pencitraan dan mana tipu-tipuan. Mana yang tulus dan tidak. Ah aku yakin semua tulus, tapi lebih ke mana yang paling bisa mengambil hati.

Bima suka om Jokowi” tetiba tawaku pecah ditelepon. HAHAHAHAHHAHA JOKOWI adalah sebutan HQQ bojo dirumah. Karena bentuk kepala, belah rambut, kurus, sampai semi botaknya mirip sekali wkwk.

Kenapa bima suka om Jokowi? Kan katanya semua Om baik?” Tanyku penasaran

Karena, Om jokowi Gendong Bima, terus peluk bima juga. . .” Ampun dah nekat, 4 kg lagi berat ponakan aku udah menyetaraiku wkwk

Terus Om gelitikin terus masa (dia memperaktekan dari ujung telepon sana) wkwkwk”

Emang kalo gendong sama peluk sama gelitikin Bima kenapa?”

Kata Ibu guru, kalo kita dipeluk sama digendong itu tandanya sayang”

Deg! Aku diam. Ini bukan sekenario dan kita tak pernah tau prediksi atau jawaban anak-anak tentang perilaku yang kita buat seperti apa?

Terus?”

“Terus Om Jokowi katanya mau ajarin Bima renang”

“Emang bima bisa renang?”

“Enggak makanya minta ajarin” aku angguk-angguk

Terus?”

“Terus bima sayang sama om Jokowi deh”

After Wedding

Aku tertawa. Mengangguk-angguk. Ga tau tiba-tiba bahagia aja. Padahal masih belum jelas jodoh apa enggak. Masih belum tau tanggapan orang tua seperti apa. Tapi jawaban Bima setidaknya menentramkan saat itu. Jika aku bersamanya, aku tak perlu takut mengasuh anak sendirian, tak perlu takut hamil keteteran, karena insyaallah beliau orang yang baik dan lembut perangainya.

Terima kasih Bima, sudah menambah keyakinan bahwa Om Andhika Cipta Maheswara (insyaallah) orang yang baik.

2 Replies to “Ketika Bima Memilih #KeluargaMaheswara”

  1. ❤❤❤❤❤
    Kak Intan
    Ditunggu cerita #keluargamaheswara selanjutnya yaa

Leave a Reply