Dear Mba Rida

Assalamualaikum

Ceritakan kepadaku ceritamu. Mari berbagi, aku rindu. Biar kumulai dengan kalimat ini. Hai Mba Rida, apa kabar? Semoga kasih sayang Allah senantiasa melindungi Mba Rida dan sikecil Nay. Banyak cerita yang ingin ku dengar darimu, tentang semangatmu yang meletup-letup, tentang kuatmu menghadapi ujian, tentang sabarmu, tentang lembutmu. Ah mba rida, kamu dimana?

Pagi ini, aku mendapat pesan masuk dari Bang Jek (Joko Andi Wibowo), bahwa bang brown (Bagus Ramadhan) sedang berada dikantor, tak jauh dari tematku duduk sekarang. Hohoho. Siapa mereka? Bang Jek adalah teman, temanku di BTPN Syariah mas Rizky Maulana Akbar. You Call Him “Gepeng”. Kita kenal karena iseng-iseng, dan lebih akrab lagi karena dulu aku sempet minta tolong fotoin produk hijabku wkwkw.

Singkat cerita, setelah mengenal bang Jek, aku dikenalkan dengan Mba Rida. Beliau teman satu kantor bang Jek. Ibu dengan anak satu. Yang baik hati, ramah dan keibuan. Masyallah.

Dulu, aku sempat mengajarkan sedikit mba rida ilmu tahsin yang ku punya. Role kerjaku sebelum nguli dipemerintah, after subuh ke thamrin untuk ambil barang, jam 7 balik dan siap-siap kekantor, kalo sempet foto produk fotoin dulu hehe. Jam 8 sampai dikantor mba Rida, di Patrajasa. Jam 9 kurang caw ke The East dan mulai beraktifitas. Malemnya kuliah. ZEMPURNAH kan? wkwkwk

Dalam perkenalan yang singkat, mba Rida berhasil menjadi teman baikku selama di Jakarta. Karena aku sempat beli hijab yang dia jual juga hehhe. Sifat kakak dan keibuannya berhasil membiusku dalam pelajaran tentang parenting dan kehidupan. Tapi anehnya, kadang mba Rida menjadikan aku tak hanya pendengarnya tetapi penasehat juga. Hwkwkw. Tentang bagaiana bermumalah dengan keluarga, bagaimana menyikapi suami? bagaimana membesarkan anak. Wkwkwk ilmu yang aku sendiripun belum mempraktekannya, sehingga membuatku harus banyak membaca dan bertanya kepada ahlinya. Thks mba Rida, aku jadi banyak belajar.

Terakhir bertemu dengannya pada 19 Maret 2016. Mba Rida dan Nay main ke kostan. Pada hari itu pulalah, hari dimana ia berpamitan kepadaku. “Aku mau pulang aja ke Sragen” itu adalah kata-kata yang keluar dari mulutnya setelah beberapa bulan sejak pertemuan itu. Dan tak berapa lama ujian tentang rumah tangganyapun dilayangkan. Betapa kaget dan hancurnya hatiku mendengar perempuan yang selama ini ceria terdengar menangis tersedu-sedu. Mengingat bagaimana perjuangannya menikah, awal-awal membangun rumah tangga. Berdamai dengan sifat dan kebiasaan yang berbeda. Hingga sama-sama menyisihkan penghasilan untuk membangun rumah impiannya? Ya Allah mba, yang sabar ya . . . yang kuat!

Aku mencoba menenangkan dan memberikan semangat bahwa ini bukan akhir dari semuanya. Dengan sakit glukoma yang ia derita, resign dan kembali kekampung halaman adalah jalan terakhirnya. Aku tak sempat mengucapkan perpisahan, karena aku yakin ia akan kembali. Dengan Rida yang baru dan semakin memukau.

Ah mba Rida, betapa tangguhnya kamu. Aku ingin jumpa mba. Benar-benar rindu. Aku dengar, penglihatan mba rida semakin menurun? Semoga itu kabar burung yang tidak benar ya mba? aku percaya kamu bukan orang yang kalah dengan keadaan, mungkin sekarang mba Rida hanya sibuk saja dengan usaha barunya. Atau mba rida sedang menghafal alquran? Masyaallah~ malu aku yang tak nambah-nambah huuhuhu

Mba Rida, jika mba rida membaca tulisan ini, ini aku mba Intan Afiah temanmu yang dulu sering minta curhat pasca ditaarufin itu. Kita pernah bercita-cita menjadi mom preneur, masih ingat? desain baju dengan tema shabi chic? ahhhh Aku rindu. Ingin jumpa.

Sekarang aku udah nikah mba, bukan dengan orang yang dulu aku ceritakan. Hubungan kita kandas di bulan ke 11.  Ceritanya panjang. Kapan-kapan aku ceritain ya?

Alhamdulilah, Aku nikah desember 2017 lalu. Mba Rida tau sama siapa? wkwkw sama orang sragen mba hahaha. Tetanggaan kita sekarang. Dunia sempit ya!

Kemarin aku sempet main kesana, cuma bentar itupun ga nginep. Insyaallah besok kita reunian ya? tenang aku yang traktir wkwkw mau kemana yuk?kita anter. Suamiku hapal seluruh pelosok SRAGENTINA hahah. Kita main. Sama Nay. Ah Nay, gadis cilik yang manis, sekarang pasti udah pinter disekolah ya mba? Bangga pasti dia punya Ibu Mba Rida.

Mba Rida, kalo mba butuh bantuan, jangan sungkan-sungkan kontak aku ya? nomerku udah ganti mba rida udah tau. Kalo susah bales, di Instagram aku ON terus insyaallah. Heheh

Lebaran ini, kalo ga ada halangan aku pengen main ke sragen. Aku pengen jengukin mba Rida. Terakhir liat glowing dan slim banget momy satu ini. Semoga Allah kasih kesempatan ya?

Salam rindu dari adikmu.  Intan Afiah.

Leave a Reply