Hilang 2 #KeluargaMaheswara

Bagaimana mungkin kita bisa mengecup manisnya hikmah, jika kita tidak mau menelan pahitnya musibah? Padahal tentu ada hikmah dibalik musibah bukan? Percayalah akan datangnya kebaikan-kebaikan yang Allah hadirkan. Adanya kesedihan yang datang untuk mendewasakan, ada kepedihan yang Allah hadirkan untuk memperkenalkan kita pada luka, ada penyesalan yang Allah hadirkaan karena sebab apa yang telah kita lakukan, ada dengan ujian yang Allah kirimkan untuk membuat kita semakin percaya, bahwa Hanya Allah-lah yang sanggup meringankan semua.

Lalu, mengapa kita bahagia ? Jawabannya adalah “karena kita pernah sedih sebelumnya” yah karena kebahagiaan akan lebih terasa setelah luka membersamai. Bagaimana kita tau jika kita bahagia dan tidak biasa saja jika tak pernah ada luka yang tak kita suka? Bukan begitu?

Pagi itu aku berangkat kekantor seperti biasa. Dengan muka sembab karena menangis semalaman. Sampai didalam kereta yang penuh sesak, watsapku berbunyi. Dikirimkan sebuah gambar, dengan foto disebelah kiri dan keterangan disebelah kanan.

“MOHON BANTUAN. BERITA ORANG HILANG.

Telah hilang, MZ, 22th. Tinggi 158 cm. Kulit Kuning langsat. Rambut lurus hitam. Dikabarkan menghilang setela pulang kerja praktek di RS XXX pada  senin malam 30 Januari 2017. Mengenakan baju seragam perawat warna putih. Dikabarkan dibawa mobil avanza warna silver. Bila ada yang melihat mohon menghubungi MU 081327XXXXXX. Terima Kasih atas bantuannya”

Tangisku pecah. “Ya Allah, aku mimpi kan?” berkali-kali ku gigit lidah untuk memastikan kalo aku benar-benar sedang tidur. FAIL! Fatkanya ini nyata.

Sampai di kantor, aku langsung menghadap kasub dan meminta izin untuk tidak bekerja, kasub menyarankan untuk ke direktur. Semua kaget dan menganggap bahwa berita itu fiktif. Tapi tidak. Ini nyata. Direkturku iba dan mengizinkan aku tak kerja sampai adikku ketemu “Tapi bapak ga mau kamu sendirian. Siapa yang bisa nemenin kamu?” Ya Allah! aku tinggal seorang diri dijakarta. Sekalipun aku punya apartemen, itupun ga ada sanak saudara yang nemenin. “Ada pak” | “Siapa?” | “Saudara” aku menjawab mantap. “Telpon saudaramu sekarang, suruh jemput kamu. Bapak ga mau kamu pulang sendirian”.

Aku memang punya saudara di bekasi, tapi ga mungkin. Mereka sama-sama bekerja. Dan berita yang seolah fiktif ini . . . ah . .

ANDHIKA CIPTA MAHESWARA DIAL!

Satu-satunya orang yang terlintas untuk membantuku cuma bojo kala itu. Ga tau, padahal temen sekantor yang lagi deketinpun ada tapi ga kepikiran hahaha. Akhirnya aku telpon bojo

Ya nduk” | “Mas kesini sekarang”

“Kamu dimana?” | “Dikantor” (nangis)

Iya iya mas kesana, kamu tenang dulu jangan kemana-mana. Sejam sampe sana ya?” 40 Km cibitung – jakarta, kurang dari 1 jam. Aku menemuinya di Kekeun Cafe lantai 2 Menara Merdeka.

Kamu udah makan nduk?” | Aku menggeleng

Tapi kamu harus makan ya? ” Bojo dengan sigap memesan makanan, theatering HP, buka laptop dan cari-cari cara semampunya.

Aku makan dengan enggan diiringi tangis yang tak mereda. Ah, coba waktu itu udah halal ya? dipeluk kayanya better than any medicine #eaaa. Bojo nampak bingung, megang ga mungkin meluk apalagi wkwk.

Yuk pulang aja, kita cari diapartemen ya? nanti mas izin mama kalo mau kesana” aku mengangguk.

Sepanjang perjalanan, spion bojo hadapkan ke mukaku. Tiap kali lampu merah, dia selalu menenangkan “Udah nduk jangan sedih, banyak-banyak doa yuk”. Ah ia. Waktu itu bojo ke jakarta tanpa persiapan apa-apa. Dan sengaja beli helm biar aku bisa bareng.

Sampai diapartemen, kita sibuk membuka gadget, menginnformasikan banyak orang via sosial media, surat kabar daerah maupun nasional, ditelpon banyak pihak, diwawancara. Menelpon rumah, menanyakan kabar, berinteraksi dengan keluarga, kepolisian dan tak sedikit yang mengaku-ngaku sudah menemukan adik. Aku lelah, tapi ragaku tak bisa istirahat.

Sore menjelang, belum ada tanda-tanda adik ditemukan.

Sabar ya nduk, insyaallah ketemu. Yakin!” bojo meyakinkan aku yang menangisi keadaan. Bak mimpi. Kenapa keluargaku?

Sampai pada bunyi telepon berdering

Asalamualaikum In”

“Walaikumusalam mba”

“Coba kamu cek dulu polsek ini” kakaku menyebutkan nama polsek didaerah cengkareng.

aku mengkode bojo saat itu yang sudah sigap dengan laptop dan theateringnya. Bojo mengetikkan alamat polsek yang kakakku minta.

Ada nduk” | “Ada mba, kenapa?” | “Coba kamu telpon” | “Ia, kenapa?”

Adek udah ketemu, tadi udah dishare fotonya lagi dikantor polisi. Coba kamu kontek ya? nanti kasih tau kita”

“Alhamdulilaahhhh” Bojo segera mengontek nomer telepon tersebut.

Asalamualaikum benar dengan polsek cengkareng?” | “Walaikumusalam, ia benar dengan siapa kami bicara?”

Saya Intan, kakak dari MZ. Apakah benar adik saya ada disitu?” | “Oh, kamu yang namanya intan? ia benar MZ ada disini, sudah ada saudara yang menengok dari jawa, tapi adik kamu ga mau ketemu. Datang aja kesini” tanganku gemetar, air mataku mengalir. Ahhh coba udah halalan toyiban ya jooo, teletabis teletabis deh hahahaha uwuwuuw hayoo hayooo belum halal wkw

Aku sigap mempersiapkan baju ganti untuk adik. Menyiapkan bekal makan juga. Bojo turun kebawah apartemen untuk menanyakan rental mobil. Dan tak berapa lama kita sampai sana. Aku memblast kepada khalayak ramai. Alhamdulilah, mimpi buruk itu sirna.

Sudah ada Anggi Hadi Pratama dan Aditya Wardani teman kuliahku disana. Ouuhhh makaci ya gaess udah ada disaat aku susahhh. Kalian terbaikkkk. Kemudian ada saudara jauh yang akupun baru berkenalan dengan mereka. Setelah menyapa semua, aku diantar diantar kelantai dua menemui adikku.

Penampilanya sudah berubah, rambutnya gundul, dan tampak depresi jelas diwajahnya.

Dek . . . ” aku terharu melihat adikku bisa kutemui lagi. Aku duduk disebelahnya dan siap untuk memeluknya. Tapi, sedetik kemudian ia bergeser dan ketakutan melihatku. “Dek, ini mba intan . . .” Ia menatapku, menggeleng, menunduk dan menjauh. Aku menangis . . .

Hayoo tadi yang bilang kakaknya kerja dijakarta siapa?” Adikku diam

Namanya intan bukan?” adikku mengangguk mendengar pertanyaan polwan yang sedaritadi menemaninya.

Ini bukan?” adikku menggeleng. Aku menangis. Ya Allahh . . .

Gapapa mba, yuk keluar dulu, kayanya masih trauma . . .” polwan itu menyuruhku keluar.

Ada satu polisi yang menemuiku dan memberitahukan kronologinya. Bahwa adikku ditemukan basah kuyub masuk kedalam polsek setelah diturunkan dari angkot.  Mereka mulai curiga ketika adik bertanya “mana bajukku?” sedangkan ia mengenakan baju oblong dan celana pendek. Lalu segera para polisi disitu menggeledah tasnya. Lalu ditanya siapa nama dan nomor orang tuanya, dan ditelponlah ayah kami karena nomor ibu dimatikan selama tragedi ini. Terlalu banyak penipu yang mengambil kesempatan.

Sekarang, mungkin hanya kedua orangtumu yang bisa membawa adikmu pulang. Jangan ditanya banyak hal dulu, kasian dia. Susah mengingat-ingat” aku setuju.

Malam itu, ku telpon otang tua yang seketika langsung menuju ke Jakarta menggunakan kereta dari jawa. Adikku masih tak mau ditemui. Siapapun. Termasuk aku. 3 nama yang dia sebut sebagai keluarga selain ibu dan ayah. Ia tertidur setelah polisi memintanya ganti baju dengan pakaian yang kubawa dan shalat isya lalu makan.

Aku menangis melihat lahapnya adikku makan. Ya Allah dek . . . Diapain kamu dari kemaren? Bersyukur, hamdalah Allah masih sayang kamu, sayang kita semua. Terima kasih Ya Rabb, terima kasih.

Bersambung

12 Replies to “Hilang 2 #KeluargaMaheswara”

  1. Займы без отказа каждому

    микрозайм без проверок получить по ссылке http://onlaindengidistro.site/
    variant1

  2. Yayan Wulansari says: Reply

    Di tunggun cerita selnjutnya mb intan

  3. 91267 836565Some truly great content material on this web internet site , appreciate it for contribution. 328329

  4. 585200 980346Absolutely nothing far better than Bing locating us a very good web site related to what I was searching for. 715297

  5. I simply want to say I am just all new to blogging and honestly loved this web blog. Probably I’m want to bookmark your blog post . You amazingly come with very good articles and reviews. Many thanks for sharing with us your website.

  6. I am glad to be a visitant of this thoroughgoing site ! , thanks for this rare information! .

  7. Kurye olarak hizmet veren kişiler, bulundukları lokasyondaki her adrese en kısa sürede ulaşma yolunu bilirler. Üstelik verilen bu görevi hava, trafik ve buna benzer diğer olumsuz şartlardan etkilenmeden yerine getirirler. Yani iş hayatı başta olmak üzere hayatın hemen her alanında önemli görevleri üstlenebilir ve başarıyla yerine getirebilirler. Özellikle büyük şehirlerdeki trafik kaosu ve adres konusundaki karmaşa göze alınırsa, kurye hizmetlerinden faydalanmanın bazı durumlarda zorunlu hale geleceği anlaşılabilir. Örneğin İstanbul’un bir noktasından diğer bir noktasına acil şekilde önemli bir evrak ulaştırmak gerektiğinde ya da hastanızın ihtiyacı olan ilacı acil ve güvenli bir şekilde ulaştırmak gerektiğinde, İstanbul moto kurye hizmetimizden faydalanarak sorununuza çözüm üretebilirsiniz.

  8. 496211 396548Extremely instructive and great bodily structure of subject matter, now thats user pleasant (:. 697744

Leave a Reply